Mari Membaca

“Reading is dreaming with open eyes.” Bagaimana mungkin kita membuka kesempatan dan bermimpi jika kita tidak memiliki wawasan yang cukup? Berbekal dengan kesadaran ini, Rumah Belajar YPAB diperkaya dengan ruang baca/perpustakaan, berisikan buku-buku penunjang belajar dan penambah wawasan. Ruang Baca ini senantiasa diperkaya dengan materi yang didasarkan pada konsultasi antara peserta didik dengan tutor. Melalui buku-buku lah peserta didik akan dapat melihat dunia lebih luas dari apa yang mereka bayangkan.

Angka minat baca Indonesia termasuk yang paling rendah di Asia. Tidak hanya dilatarbelakangi oleh rendahnya akses terhadap buku di berbagai daerah, pendidikan formal secara umum masih belum mampu mendongkrak kebiasaan membaca di tanah air. Dalam pendidikan non formal di mana peserta didiknya sebagian besar merupakan pekerja penuh waktu, menumbuhkan minat baca merupakan tantangan yang lebih tinggi lagi. Ruang Baca YPAB diinisiasi untuk sedikit demi sedikit mengatasi hal itu.

  • Peserta didik senantiasa didorong untuk membaca buku non-pelajaran di luar waktu belajar tatap muka.
  • Buku-buku di perpustakaan boleh dibawa pulang, dan gratis (kecuali ada keterlambatan, kerusakan, atau hilang)
  • Peserta didik memiliki tugas rutin untuk membaca satu buku bahasa Inggris dalam tingkat kesulitan tertentu.
  • Tiap peserta didik didorong untuk senantiasa memberikan informasi buku yang ingin dibaca. Penambahan koleksi dilakukan berdasarkan wish-list ini.

Ruang Baca YPAB saat ini dibuka pula untuk umum, melayani masyarakat sekitar dalam peningkatkan literasi, kreativitas dan pengembangan ekonomi.

Mengenai Ruang Baca YPAB dan koleksinya, simak laman Ruang Baca.