Ekstrakurikuler: Kelas Memasak Bersama Komunitas Chef Depok (Tanah Abang)

Pada tanggal 26 Maret 2017 lalu, untuk pertama kalinya Ekstrakurikuler Memasak di YPAB Tanah Abang dimulai, dengan pengajar dari Komunitas Chef Depok yang telah berpengalaman dalam dunia masak-memasak.

Dengan tema “Pelatihan Membuat Pastel & Risoles” bersama Chef Depok, terdiri dari 9 tim pengajar yang ahli dalam bidang memasak, dan hampir dari semua murid paket A, B, C mengikuti kegiatan ini.

0fe0a1ba-3b95-4841-859e-63f1663dbf12

 

Ternyata antusiasme dari para peserta didik YPAB Tanah Abang sangat tinggi dan sangat bersemangat dalam mengikuti kelas Ekstrakurikuler Memasak. Dalam kelas ini tidak hanya diajarkan cara memasak tetapi di sini juga diajarkan untuk berbisnis seperti cara menjual, pemasaran, dan menghitung untuk mengambil keuntungan penjualan.

WhatsApp Image 2017-03-27 at 4.22.33 PM

 

Dan tanggapan dari murid-murid YPAB pun sangat memuaskan.

“Kelas memasak ini sangat mengispirasi, karena aku adalah salah satu orang yg belum terbiasa memasak. Ternyata memasak itu sangat menyenangkan apalagi kalau bisa menghasilkan uang.” (Fatikhah – Paket C).

“Menurut saya kalo memasak adalah hal yang sangat menyenangkan, bukan hanya memasaknya saja, terlebih masakan kita bisa di terima oleh penikmat kuliner, khususnya di masyarakat kita. Apa lagi bisa sampai membuka warung makan, itu sangat bagus buat kita.” (Miftah – Paket A).

Bahkan salah satu murid yang mengikuti kelas ini pun ada yang belum pernah membuat pastel dan risoles, tetapi dia sekarang bisa membuatnya. “Walaupun saya  hampir frustasi karena tidak bisa bikin cubitan/lipitan di pastel, tetapi saya dikasih tahu kalau ada cetakan pastel dan itu membuat saya senang” salah satu murid YPAB mengatakan.

Dan tentang Komunitas Chef Depok ini sendiri adalah sebuah Komunitas yang terbentuk oleh kumpulan para bakulan rumahan, dan mempunyai basis di Depok. Komunitas ini berdiri 5 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 2012 dan mempunyai visi misi untuk pemberdayaan perempuan khususnya untuk mempunyai keahlian memasak, sehingga bisa meningkatkan ekonomi rumah tangga.

“Dan kedepannya ekstrakurikuler ini akan berlanjut dengan materi-materi yang lebih bervariasi tentunya, harapannya adalah semoga pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas keterampilan, menambah penghasilan, dan dapat diajarkan kembali oleh murid-murid yang mengikuti kelas ini kepada orang lain.” Ibu Nana menjelaskan.